Sabtu, 26 Mei 2012

REFLEK PRIMITIF PADA BAYI BARU LAHIR


REFLEK PRIMITIF PADA BAYI BARU LAHIR

Reflek primitif adalah aksi reflek yang berasal dari dalam pusat sistem saraf yangditunjukkan oleh bayi baru lahir normal namun secara neurologis tidak lengkap seperti padaorang dewasa dalam menanggapi rangsang tertentu. Reflek ini tidak menetap hingga dewasa,namun lama-kelamaan akan menghilang karena dihambat oleh lobus frontal sesuai dengan tahap perkembangan anak normal. Reflek primitif ini sering juga disebut infantile atau reflek bayi baru lahir.Anak-anak dan dewasa yang mengalami kelainan atau gangguan saraf (sebagai contoh, penderita cerebral palsy) akan tetap mempunyai reflek primitif ini dan akan timbul kembalihingga masa dewasa mengacu pada keadaan saraf tertentu termasuk demensia, lesi trauma danstroke. Seseorang dengan gangguan cerebral palsy dan keterbatasan mental kecerdasan dapat belajar untuk lebih menekan reflek ini agar tidak muncul pada kondisi tertentu seperti selamamemulai reaksi yang ekstrim. 
Reflek dapat dibatasi pada area tubuh tertentu saja yangdipengaruhi oleh gangguan saraf seperti reflek Babinsky pada kaki untuk penderita cerebral palsy. Atau juga dapat terjadi pada orang normal dengan hemiplegia, reflek dapat dilihat padakaki di daerah yang terserang saja.Reflek primitif juga diperiksa pada seseorang yang diduga mengalami luka di otaknyauntuk menguji fungsi dari lobus frontal. Jika tidak ada penekanan secara tepat maka terjaditanda-tanda penurunan fungsi tulang depan kepala (frontal). Selain itu gangguan reflek primitif  juga diperiksa sebagai tanda peringatan awal terjadinya gangguan autis. Reflek pada bayi baru lahir beraneka ragam. Sebuah contoh pasti adalah reflek rootingyang membantu proses inisiasi menyusui dini dan proses menyusui nantinya. Bayi hanya akanmenunjukkan reflek ini pada saat kelaparan dan disentuh sekitar bibirnya oleh orang lain, tapi bukan termasuk bayi itu sendiri. Ada beberapa reflek yang kemungkinan akan membantu bayi bertahan selama masa adaptasi lingkungan kehidupan barunya seperi reflek moro. Reflek yanglain seperti reflek menelan dan memegang sesuatu akan membantu menjalin interaksi positif antara orang tua dan bayi baru lahir. Reflek tersebut dapat memacu orang tua untuk memberikanrespon dengan penuh cinta dan kasih sayang serta lebih memotivasi ibu untuk menyusui. Reflek  primitif ini juga membantu orang tua merasa nyaman dengan bayinya karena reflek primitif tersebut akan mendorong bayi untuk mengontrol dirinya serta menerima dan menanggapistimulasi atau rangsangan dari orang tuanya. (Berk, Laura E.. Child Development. 8th. USA:Pearson, 2009.)
Macam-macam Reflek Primitif pada Bayi Baru Lahir

1. Reflek Ketuk Glabella

Reflek ini diperiksa dengan mengetuk secara berulang pada dahi.Ketukan akan diterjemahkan sebagai sinyal yang diterima oleh saraf sensori aferen yangakan dipindahkan oleh nervus trigeminal dan sinyal saraf eferen akan kembali ke ototorbicularis oculi melalui saraf facial yang akan menggerakkan reflek pada mata yaitu berkedip. Kedipan mata akan mucul sebagai reaksi terhadap ketukan tersebut namun hanya timbul sekali yaitu pada ketukan pertama. Jika kedipan mata terus berlangsung pada ketukan-ketukan selanjutnya, maka disebut tanda-tanda Myerson, yang merupakangejala awal penyakit Parkinson, dan hal tersebut tidak normal.

2. Reflek Mata Boneka

Reflek ini diperiksa sebagai salah satu cara untuk menentukan mati batang otak. Jika kepala diputar-putar (ditolehkan ke samping kanan dan kiri) maka bolamata akan bergerak. Namun jika pada pemeriksaan ini bola mata tetap berhenti atau tidak  bergerak sama sekali berarti dimungkinkan ada kematian batang otak.sampai umur 8 bln,apa bla tdk ad maka akan menyebabkan kematian pada otak.


3. Reflek Rooting

Reflek ini ditunjukkan pada saat kelahiran dan akan membantu prosesmenyusui. Reflek ini akan mulai terhambat pada usia sekitar empat bulan dan berangsur-angsur akan terbawa di bawah sadar. Seorang bayi baru lahir akan menggerakkankepalanya menuju sesuatu yang menyentuh pipi atau mulutnya, dan mencari obyek tersebut dengan menggerakkan kepalanya terus-menerus hingga ia berhasil menemukanobyek tersebut. Setelah merespon rangsang ini (jika menyusui, kira-kira selama tigaminggu setelah kelahiran) bayi akan langsung menggerakkan kepalanya lebih cepat dantepat untuk menemukan obyek tanpa harus mencari-cari.akan hilang saat dia sudah melihat objek.apabila tdk terjadi maka system pencernaannya belum aktif. 


4. Reflek Sucking

Reflek ini secara umum ada pada semua jenis mamalia dan dimulai sejak lahir. Reflek ini berhubungan dengan reflek rooting dan menyusui, dan menyebabkan bayi untuk secara langsung mengisap apapun yang disentuhkan di mulutnya. Ada duatahapan dari reflek ini, yaitu :

a. Tahap expression : dilakukan pada saat puting susu diletakkan diantara bibir bayi dan disentuhkan di permukaan langit-langitnya. Bayi akan secara langsungmenekan (mengenyot) puting dengan menggunakan lidah dan langit-langitnya untuk mengeluarkan air susunya.

b. Tahap milking : saat lidah bergerak dari areola menuju puting, mendorong air susu dari payudara ibu untuk ditelan oleh bayi

5. Reflek tonick neck dan asymmetric tonick neck

Reflek ini disebut juga posisi menengadah,muncul pada usia satu bulan dan akan menghilang pada sekitar usia lima bulan. Saatkepala bayi digerakkan ke samping, lengan pada sisi tersebut akan lurus dan lengan yang berlawanan akan menekuk (kadang-kadang pergerakan akan sangat halus atau lemah).Jika bayi baru lahir tidak mampu untuk melakukan posisi ini atau jika reflek ini terus menetap hingga lewat usia 6 bulan, bayi dimungkinkan mengalami gangguan pada neuron motorik atas. Berdasarkan penelitian, reflek tonick neck merupakan suatu tandaawal koordinasi mata dan kepala bayi yang akan menyiapkan bayi untuk mencapai gerak sadar.apabila tdk terjadi maka trjadi kerusakan motorik bagian atas.

6. Reflek Palmar Grasping

Reflek ini muncul pada saat kelahiran dan akan menetap hingga usia 5 sampai 6 bulan. Saat sebuah benda diletakkan di tangan bayi danmenyentuh telapak tangannya, maka jari-jari tangan akan menutup dan menggenggam benda tersebut. Genggaman yang ditimbulkan sangat kuat namun tidak dapatdiperkirakan, walaupun juga dimungkinkan akan mendorong berat badan bayi, bayimungkin juga akan menggenggam tiba-tiba dan tanpa rangsangan. Genggaman bayidapat dikurangi kekuatannya dengan menggosok punggung atau bagian samping tangan bayi. apabila tdk tejadi maka bagian otak akan rusak

7. Reflek Plantar

Reflek ini juga disebut reflek plantar grasp, muncul sejak lahir dan berlangsung hingga sekitar satu tahun kelahiran. Reflek plantar ini dapat diperiksadengan menggosokkan sesuatu di telapan kakinya, maka jari-jari kakinya akan melekuk secara erat. Plantar adlah respon melakukan flekxi maksimal.

8. Reflek Babinsky

Reflek babinsky muncul sejak lahir dan berlangsung hingga kira-kirasatu tahun. Reflek ini ditunjukkan pada saat bagian samping telapak kaki digosok, danmenyebabkan jari-jari kaki menyebar dan jempol kaki ekstensi. Reflek disebabkan olehkurangnya myelinasi traktus corticospinal pada bayi. Reflek babinsky juga merupakantanda abnormalitas saraf seperti lesi neuromotorik atas pada orang dewasa. Keistimewaan,y akan d’bawah sampai mati. 

9. Reflek Galant

Reflek ini juga dikenal sebagai reflek Galant¶s infantile, ditemukan olehseorang neurolog dari Rusia, Johann Susman Galant. Reflek ini muncul sejak lahir dan berlangsung sampai pada usia empat hingga enam bulan. Pada saat kulit di sepanjang sisi punggung bayi diigosok, maka bayi akan berayun menuju sisi yang digosok. Jika reflek ini menetap hingga lewat enam bulan, dimungkinkan ada patologis. Akan muncul pada saat remaja tp bukan gallant tapi reflex seksual. Apa bila tdk ad maka mengalami kegagalan saraf” penifer

10. Reflek Swimming

Reflek ini ditunjukkan pada saat bayi diletakkan di kolam yang berisiiair, ia akan mulai mengayuh dan menendang seperti gerakan berenang. Reflek ini akanmenghilang pada usia empat sampai enam bulan. Reflek ini berfungsi untuk membantu bayi bertahan jika ia tenggelam. Meskipun bayi akan mulai mengayuh dan menendangseperti berenang, namun meletakkan bayi di air sangat berisiko. Bayi akan menelan banyak air pada saat itu. Disarankan untuk menunda meletakkan bayi di air hingga usiatiga tahun. 


11. Reflek Moro

Reflek ini ditemukan oleh seorang pediatri bernama Ernst Moro. Reflek inimuncul sejak lahir, paling kuat pada usia satu bulan dan akan mulai mengjilang pada usiadua bulan. Reflek ini terjadi jika kepala bayi tiba-tiba terangkat, suhu tubuh bayi berubahsecara drastis atau pada saat bayi dikagetkan oleh suara yang keras. Kaki dan tangan akanmelakukan gerakan ekstensi dan lengan akan tersentak ke atas dengan telapak tangan keatas dan ibu jarinya bergerak fleksi. Siingkatnya, kedua lengan akan terangkat dan tanganseperti ingin mencengkeram atau memeluk tubuh dan bayi menangis sangat keras. Reflek ini normalnya akan menghilang pada usia tiga sampai empat bulan, meskipun terkadangakan menetap hingga usia enam bulan. Tidak adanya reflek ini pada kedua sisi tubuh atau bilateral (kanan dan kiri) menandakan adanya kerusakan pada sistem saraf pusat bayi,sementara tidak adanya reflek moro unilateral (pada satu sisi saja) dapat menandakanadanya trauma persalinan seperti fraktur klavikula atau perlukaan pada pleksus brakhialis. Erb¶s palsy atau beberapa jenis paralysis kadang juga timbul pada beberapakasus. Sebuah cara untuk memeriksa keadaan reflek adalah dengan melatakkan bayisecara horizontal dan meluruskan punggungnya dan biarkan kepala bayi turun secara pelan-pelan atau kagetkan bayi dengan suara yang keras dan tiba-tiba. Reflek moro iniakan membantu bayi untuk memeluk ibunya saat ibu menggendong bayinya sepanjang hari. Jika bayi kehilangan keseimbangan, reflek ini akan menyebabkan bayi memeluk ibunya dan bergantung pada tubuh ibunya. Hilang pada usia 4 tahun.

12. Reflek Walking / Stepping

Reflek ini muncul sejak lahir, walaupun bayi tidak dapatmenahan berat tubuhnya, namun saat tumit kakinya disentuhkan pada suatu permukaanyang rata, bayi akan terdorong untuk berjalan dengan menempatkan satu kakinya didepan kaki yang lain. Reflek ini akan menghilang sebagai sebuah respon otomatis danmuncul kembali sebagai kebiasaan secara sadar pada sekitar usia delapan bulan hingga satu tahun untuk persiapan kemampuan berjalan. 

13. Reflek Blinking

bila bayi menutupkan kedua matanya begitu terkena kilatan cahaya atau hembusan udara.

14. Reflex patella

Terjadi pada usia prasekolah atau 5 thun.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar